Kata orang, Rindu yang paling menyakitkan adalah rindu yang tak akan pernah bisa bertemu.
Tapi bagiku, Rindu adalah ketika kita masih bisa bertemu, tapi tak bisa mengubah waktu.
Bukan takdir yang membuat jarak jadi membeku,
Tapi dia yang berhenti berjuang di tengah ragu.
Dan bila suatu hari kami bertemu,
tak perlu kata, tak perlu tanya.
Cukup mata yang saling tahu,
bahwa cinta ini pernah nyata adanya ...
Kata orang, Rindu yang paling menyakitkan adalah rindu yang tak akan pernah bisa bertemu. Tapi bagiku, Rindu adalah ketika kita masih bisa bertemu, tapi tak bisa mengubah waktu. Bukan takdir yang membuat jarak jadi membeku, Tapi dia yang berhenti berjuang di tengah ragu.
Kami masih sering bertemu di sela waktu, Ia memilih menjadi asing dan aku berpura-pura tak peduli, Seolah tak ada kisah yang pernah tumbuh di antara kita saat itu. Padahal kita pernah saling memiliki. Kini setiap tatap hanya sebatas sapa, senyum terpaksa agar terlihat biasa. Kami bicara seadanya, lalu saling jaga, menyembunyikan hati yang masih membara. Dan bila suatu hari kami bertemu, tak perlu kata, tak perlu tanya. Cukup mata yang saling tahu, bahwa cinta ini pernah nyata adanya ...